sekian lama aku menghindari kata "cinta", menjauhi setiap yang menginginkan hidup bersamaku, hingga stress sendiri karena dipenuhi rasa bersalah.
hingga pada satu waktu, Tuhan mendatangkan seseorang untuk membangunkanku dari kematian.
yah, dari matinya semua harapan untuk mencapai impian demi membahagiakan beberapa orang yang sangat berarti.
meski hanya sekejap ia hadir, entah mengapa aku tetap merasa senang.
teman-temanku berkata bahwa ia telah "menggantungku", namun aku tidak merasa seperti itu.
aku malah bersyukur karena ia tiba-tiba menghilang, karena aku menganggapnya hanya sebagai "malaikat pengingat".
ia adalah seorang malaikat yang mengingatkanku bahwa "apapun yang terjadi aku tidak boleh kehilangan harapan, karena Tuhan selalu memiliki cara yang lebih baik untuk membantu kita dalam mewujudkan setiap impian yang pernah dirancang oleh keyakinan kita sendiri".
aku memang berhenti mencintai siapapun karena kehadirannya, tapi semua itu ku lakukan untuk menunggu waktu yang tepat.
sejak kecil aku hanya memiliki satu impian tentang cinta, aku ingin seperti ayahku yang menemui cintanya setelah ia yakin untuk memenuhi setiap kebahagiaannya.
aku sama sekali tidak menyesal karena telah menerima cintanya, karena ia telah memberiku kesadaran yang sangat berarti.
aku tak peduli apakah kita akan bersama di masa yang akan datang seperti impiannya ataukah semua kisah kita berakhir tanpa pesan seperti saat ini.
yang jelas, aku bahagia telah mengenalnya walaupun itu hanya sekejap.
0
komentar
Langganan:
Komentar (Atom)